Insights of Indonesian

Nikmati Beragam Informasi Aktual dan Terpercaya
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Desember 2016

Pendudukan Palestina Dikecam, Israel Ancam PBB


Benjamin Netanyahu (Newsweek)
Menurut berita yang dilansir oleh CNN Indonesia, Israel akan meninjau ulang hubungannya dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa setelah organisasi internasional itu mengadopsi resolusi yang menuntut penghentian pembangunan pemukiman di Palestina.

"Saya memerintahkan Kementerian Luar Negeri untuk menyelesaikan, dalam waktu satu bulan, re-evaluasi semua kontak dengan PBB," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagaimana dikutip Reuters, Minggu (25/12).

Peninjauan ulang tersebut "termasuk pendanaan institusi-institusi milik PBB dan keberadaan perwakilan PBB di Israel," ujarnya. Namun, dia tidak menyebut nama institusi yang dimaksud maupun menjelaskan lebih lanjut.

PBB memutuskan untuk mengadopsi resolusi tersebut setelah Amerika Serikat menyatakan abstain dalam pemungutan suara, Jumat pekan lalu. Sementara 14 anggota Dewan Keamanan lainnya sepakat mendukung hal tersebut.

Selama berdekade, Israel berupaya untuk membangun pemukiman di wilayah yang direbut dalam peperangan 1967 silam.

Sebagian besar negara memandang aktivitas pembangunan pemukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai tindakan ilegal dan dapat mengganggu proses perdamaian.

November lalu, Israel berencana membangun 500 rumah baru untuk bangsa Yahudi di wilayah Yerusalem yang dicaplok Israel. Pencaplokan ini terjadi tak lama usai Donald Trump memenangkan pemilu presiden Amerika Serikat.

Sejumlah spekulasi sempat mencuat di kalangan para diplomat PBB yang meragukan apakah pemerintah AS bisa menahan diri dari menggunakan hak veto untuk memblokir resolusi yang merugikan Irael ini. Pasalnya, resolusi yang sama sempat diveto oleh AS pada 2011.

Kini abstainnya AS dipandang sebagai perpisahan menyakitkan dari Presiden Barack Obama, yang telah memiliki hubungan sengit dengan Perdana Menteri Netanyahu.

Sumber : www.cnnindonesia.com
Share:

Minggu, 18 Desember 2016

ISIS Klaim Bom Bunuh Diri yang Tewaskan 49 Tentara di Yaman


Kelompok militan ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri yang menewaskan setidaknya 49 tentara di Kota Aden, Yaman, pada Minggu (18/12).

Dalam pernyataan ISIS yang dirujuk oleh Reuters, kelompok teror tersebut mengatakan bahwa salah satu martir mereka, Abu Hashem al-Radfani, menewaskan puluhan "orang murtad" di Yaman.
Sejumlah otoritas dan tim medis mengonfirmasi kepada AFP bahwa sekitar 84 orang lainnya terluka dalam serangan yang terjadi di pangkalan militer di distrik Khor Maksar tersebut.

"Jumlah yang tewas bertambah menjadi 48, sementara 84 lainnya terluka," ujar Kepala Dinas
Kesehatan Aden, Abdel Nasser al-Wali yang kemudian mengatakan bahwa jumlah korban tewas masih mungkin bertambah karena banyak tentara dalam kondisi kritis.

Kepala pasukan keamanan khusus Aden, Nasser Sarea, menuturkan bahwa pelaku pengeboman itu membaur di tengah puluhan tentara yang sedang berkumpul di depan rumahnya untuk mengambil gaji mereka.

"Pelaku itu mengambil kesempatan ketika semua sedang berkumpul dan meledakkan diri di antara mereka," ucap Sarea.

Sejumlah foto dari lokasi kejadian menunjukkan suasana pasca serangan, di mana sandal dan sepatu terlihat berserakan di tanah berpasir.

Serangan ini terjadi hanya berselang delapan hari setelah bom serupa yang juga diklaim oleh ISIS meledak di Al-Sawlaban, menewaskan 48 tentara dan melukai 29 orang lainnya.
Hingga saat ini, otoritas Yaman masih terus berupaya mengusir ISIS dan Al Qaidah yang mengambil kesempatan di tengah pergolakan dalam negeri akibat pemberontakan dari kelompol Houthi.

Sumber : www.cnnindonesia.com
Share:

Headline News

5 Tips Sukses Berwirausaha Bagi Pemuda

Liputan6 RSS

Jumlah Pengunjung

Diberdayakan oleh Blogger.

Labels